Skip to main content

Apakah Audio dan Video Anda Sinkron?

Deteksi ketidaksinkronan audio-visual dengan mengukur offset yang dirasakan antara flash visual dan suara yang dipasangkan. Identifikasi masalah lip-sync di pengaturan Anda — semuanya diproses secara lokal di browser.

Tes ini menyajikan stimulus audio dan visual secara bersamaan dan meminta Anda menilai sinkronisasinya. Dengan menyesuaikan offset hingga terlihat sinkron, tes mengukur jeda audio-visual dalam pipeline sistem Anda.

Manusia dapat mendeteksi ketidaksinkronan audio-visual sekecil 45ms saat audio mendahului video, tetapi mentoleransi hingga 125ms saat audio tertinggal dari video.

Flash area

Apa Arti Hasil Anda?

Result Range Meaning
Baik Offset dalam ±30ms Audio dan video Anda tersinkronisasi dengan baik. Offset ini tidak terasa oleh hampir semua pengguna saat pemutaran konten normal.
Perhatian Offset antara 30–80ms Sedikit ketidaksinkronan terdeteksi. Sebagian besar pengguna tidak akan menyadarinya saat menonton umum, tetapi mungkin terasa saat konten cepat atau mengamati gerakan bibir dengan cermat.
Buruk Offset lebih dari 80ms Ketidaksinkronan audio-visual yang terasa. Ini akan terlihat saat panggilan video, film, dan gaming. Penyebab umum termasuk latensi audio Bluetooth, jeda audio HDMI, atau overhead pemrosesan software.

Masalah Umum & Solusi

Audio secara konsisten tiba setelah flash visual

Perangkat audio Bluetooth menambahkan latensi 100–300ms. Beralih ke headphone atau speaker berkabel untuk tugas yang memerlukan sinkronisasi. Jika menggunakan HDMI, periksa pengaturan jeda audio TV atau monitor dan aktifkan 'Game Mode' untuk mengurangi latensi pemrosesan.

Audio tiba sebelum elemen visual

Ini dapat terjadi saat pemrosesan tampilan menambahkan latensi (umum pada TV dengan post-processing berat). Aktifkan Game Mode pada tampilan untuk meminimalkan input lag, atau tambahkan offset jeda audio di pengaturan media player.

Alat Terkait

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apa yang menyebabkan ketidaksinkronan audio-visual?

Penyebab umum termasuk latensi codec Bluetooth (100–300ms untuk SBC/AAC), jeda pemrosesan audio HDMI, post-processing TV yang menambah latensi tampilan, dan buffering audio software. Setiap tahap pipeline dapat menambahkan milidetik jeda.

Apakah Bluetooth selalu menyebabkan jeda audio?

Ya, semua audio Bluetooth memiliki latensi karena encoding dan transmisi. Codec SBC menambahkan 100–200ms, AAC sekitar 120–180ms, dan aptX Low Latency mencapai sekitar 40ms. Hanya koneksi berkabel yang memberikan latensi audio mendekati nol.

Bagaimana cara memperbaiki masalah lip-sync di TV saya?

Aktifkan Game Mode untuk mengurangi latensi pemrosesan tampilan. Jika TV Anda memiliki pengaturan jeda audio atau sinkronisasi A/V, gunakan untuk menambahkan jeda ke channel yang tiba lebih dulu. Menggunakan speaker bawaan TV atau koneksi audio optik seringkali memiliki jeda lebih rendah dari Bluetooth.

Apakah ada data yang diunggah selama tes ini?

Tidak. Tes menggunakan Web Audio API dan Canvas untuk pembuatan stimulus. Semua perhitungan timing dan offset terjadi secara lokal di browser tanpa komunikasi server.