Tes Kecepatan Transfer USB
Benchmark performa transfer perangkat USB Anda dan bandingkan dengan spesifikasi kecepatan standar USB 2.0/3.0/3.1.
Tes ini mem-benchmark throughput perangkat USB melalui WebUSB API dengan mentransfer blok data dan mengukur kecepatan transfer efektif, lalu membandingkan hasil terhadap maksimum spesifikasi USB resmi.
USB 3.0 dunia nyata memberikan sekitar 400 MB/s (3,2 Gbps) dari maksimum teoritisnya 5 Gbps, sementara USB 2.0 biasanya mencapai 35 MB/s dari spesifikasi 480 Mbps karena overhead protokol.
Apa Arti Hasil Anda?
| Result | Range | Meaning |
|---|---|---|
| Baik | Dalam 60-80% dari maksimum teoritis standar USB | Koneksi USB Anda berkinerja sesuai harapan. USB 2.0 di 25-35 MB/s, USB 3.0 di 300-400 MB/s, atau USB 3.1 Gen 2 di 700-900 MB/s menandakan koneksi yang sehat. |
| Peringatan | 30-60% dari maksimum teoritis | Kecepatan di bawah tipikal. Periksa apakah kabel atau port membatasi performa — perangkat USB 3.0 di port USB 2.0 akan terbatas di 35 MB/s. Periksa juga transfer latar belakang yang mengonsumsi bandwidth. |
| Buruk | Di bawah 30% dari maksimum teoritis atau sesuai standar USB yang lebih rendah | Perangkat kemungkinan terhubung ke port spesifikasi lebih rendah atau menggunakan kabel yang tidak kompatibel. Verifikasi tipe port (biru = USB 3.0), coba kabel berbeda, dan periksa driver pengontrol USB. |
Masalah Umum dan Cara Mengatasinya
Tes kecepatan menunjukkan kecepatan USB 2.0 pada perangkat USB 3.0
Periksa apakah port dan kabel keduanya mendukung USB 3.0. Port USB 3.0 memiliki interior biru. Kabel USB 3.0 lebih tebal dan memiliki 9 pin. Hindari hub yang mungkin menurunkan koneksi.
WebUSB tidak bisa mengakses perangkat penyimpanan
Perangkat mass storage (flash drive, HDD eksternal) biasanya diklaim oleh driver sistem file OS dan tidak tersedia untuk WebUSB. Tes ini berfungsi dengan perangkat yang mengekspos antarmuka kompatibel WebUSB.
Hasil kecepatan tidak konsisten antar tes
Tutup aplikasi lain yang mentransfer data, hindari menggunakan hub USB, dan pastikan perangkat tidak thermal throttling. SSD di enclosure mungkin melambat setelah transfer berkelanjutan karena panas.