Skip to main content

Apakah Browser Anda Mendukung Deteksi Wajah?

Uji FaceDetector API bawaan browser dengan webcam Anda. Lihat bounding box wajah secara real-time, deteksi landmark, dan metrik performa. Semua pemrosesan terjadi secara lokal di perangkat Anda.

Menguji dukungan FaceDetector API browser Anda dan mengukur performa deteksi wajah — kecepatan deteksi, akurasi bounding box, posisi landmark (mata, hidung, mulut), dan jumlah maksimum wajah yang dapat dideteksi.

FaceDetector API merupakan bagian dari Shape Detection API dan berjalan di perangkat menggunakan deteksi wajah native platform (Core ML di macOS, Android ML di perangkat mobile) — tidak ada data yang keluar dari browser Anda.

Faces Detected

0

Apa Arti Hasil Anda?

Result Range Meaning
Baik Wajah terdeteksi secara konsisten pada 15+ FPS dengan bounding box yang akurat Browser dan perangkat keras Anda sepenuhnya mendukung FaceDetector API. Deteksi cukup cepat untuk aplikasi real-time seperti panggilan video dan efek AR.
Peringatan Wajah terdeteksi secara intermiten atau di bawah 10 FPS Deteksi berfungsi tetapi performanya terbatas. Ini mungkin disebabkan oleh pencahayaan buruk, resolusi kamera, atau keterbatasan CPU. Perbaiki kondisi pencahayaan untuk hasil yang lebih baik.
Buruk FaceDetector API tidak tersedia atau tidak ada wajah yang terdeteksi Browser Anda tidak mendukung FaceDetector API (Firefox dan Safari saat ini belum mendukung), atau akses kamera diblokir. Coba Chrome atau Edge di platform yang didukung.

Masalah Umum & Solusi

Browser menampilkan error 'FaceDetector is not defined'

FaceDetector API saat ini didukung di browser berbasis Chromium (Chrome, Edge, Opera) di macOS, Windows, dan Android. Firefox dan Safari belum mendukungnya. Aktifkan flag 'Experimental Web Platform features' di chrome://flags jika diperlukan.

Wajah tidak terdeteksi meskipun kamera berfungsi

Pastikan wajah Anda tercahaya dengan baik dan terlihat penuh di bingkai kamera. Lepas kacamata hitam atau penutup wajah. Hadap langsung ke kamera — sudut ekstrem mengurangi akurasi deteksi. Tingkatkan resolusi kamera di pengaturan jika tersedia.

Deteksi sangat lambat atau menyebabkan halaman lag

Deteksi wajah membutuhkan banyak CPU. Tutup tab dan aplikasi lain untuk membebaskan sumber daya. Kurangi resolusi kamera ke 640x480 untuk pemrosesan lebih cepat. Pada perangkat keras lama, kecepatan deteksi mungkin secara alami terbatas.

Izin kamera ditolak

Klik ikon gembok di bilah alamat browser dan atur Kamera ke 'Izinkan'. Di macOS, periksa juga Pengaturan Sistem > Privasi & Keamanan > Kamera untuk memastikan browser Anda terdaftar dan diaktifkan.

Alat Terkait

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Apakah data wajah saya dikirim ke server mana pun?

Sama sekali tidak. FaceDetector API berjalan sepenuhnya di perangkat Anda menggunakan kemampuan ML native sistem operasi (Core ML di macOS, Android ML Kit di perangkat mobile). Tidak ada frame video, data wajah, atau hasil deteksi yang ditransmisikan ke mana pun. Anda dapat memverifikasi ini di tab Network DevTools browser Anda — nol permintaan selama pengujian.

Browser mana yang mendukung FaceDetector API?

Per 2025, FaceDetector API didukung di browser berbasis Chromium: Google Chrome, Microsoft Edge, dan Opera di Windows, macOS, ChromeOS, dan Android. Firefox dan Safari saat ini tidak mendukungnya. API ini merupakan bagian dari spesifikasi Shape Detection API, yang masih berkembang sebagai standar web.

Seberapa akurat deteksi wajah berbasis browser dibandingkan software khusus?

FaceDetector API browser memanfaatkan model ML native platform, sehingga akurasinya sebanding dengan aplikasi native di platform yang sama. Di macOS, menggunakan framework Vision dari Core ML; di Android, menggunakan ML Kit. Akurasi deteksi biasanya di atas 95% untuk wajah frontal dalam pencahayaan baik, tetapi menurun pada sudut ekstrem, oklusi, atau kondisi pencahayaan buruk.

Bisakah tes ini mendeteksi beberapa wajah secara bersamaan?

Ya, FaceDetector API dapat mendeteksi beberapa wajah dalam satu frame. Jumlah maksimum tergantung pada implementasi platform — biasanya hingga 10 wajah. Tes menampilkan bounding box untuk semua wajah yang terdeteksi dan menunjukkan jumlah total. Aplikasi panggilan video grup mengandalkan kemampuan deteksi multi-wajah ini.